Menjelajah Negeri Orang (part 3)

Setelah flight selama 3 jam dari Bangkok, kami sampai di Negeri 1001 Larangan...
.
.
Yap, SINGAPURA!!
Maskot Singapura - Merlion Park (dokumentasi pribadi)

Menjelajah Negeri Orang (part 2)

Di hari kedua, kami bangun pagi-pagi lalu mempersiapkan diri kami menuju Grand Palace , yang merupakan Istana Kerajaan. Kami memilih menggunakan grab dengan jarak kurang lebih 3 km dari hotel dan membutuhkan waktu kurang lebih 15 menit dengan harga 60 baht. Tempat ini buka mulai pukul 08.30 pagi dan harga tiket masuknya sebesar 500 baht/orang. Apabila mengunjungi tempat ini, pengunjung harus mengenakan pakaian yang sopan. Sebelum jalan menuju Grand Palace, kami turut berkeliling melalui Wat Phra Kaew yang letaknya 1 wilayah dengan Grand Palace. Setelah 2 jam kami berkeliling disana, kami melanjutkan perjalanan menuju Wat Pho.

Wat Phra Kaew
Sebelum melanjutkan perjalanan, kami menyantap makan siang di pinggir dermaga dekat Grand Palace. Kami makan masakan Thailand yang sangat terkenal yaitu TomYum. Setelah kenyang, kami naik Thuk-Thuk menuju Wat Pho. Letak Grand Palace dan Wat Pho sangat dekat dan dapat ditempuh dengan waktu kurang lebih 5 menit dan  harga jasa Thuk-Thuk yang digunakan kurang lebih 80 baht.
Wat Pho
Harga tiket masuk Wat Pho sejumlah 20 baht/orang. Di dalam Wat Pho terdapat Reclining Buddha yang sangat terkenal. Di dekat  Reclining Buddha disediakan wadah koin dimana dikisahkan apabila turis mengisi wadah tersebut dengan koin dan sesuai dengan jumlah wadah maka turis akan mendapatkan keberuntungan.

Seusai mengelilingi Wat Pho dan mengambil sejumlah foto, kami melanjutkan perjalanan kami menuju Wat Saket. Disana kami hanya berfoto-foto sebentar dan membeli coconut ice cream. Ketika hari menjelang sore, kami bersiap-siap menuju ke Chinatown. Disana banyak dijual berbagai macam bahan-bahan alam yang dikeringkan. Disana kami membeli Bakpao seharga 20 baht, rasanya enak sekali, menemani jalan-jalan kami di sore itu. Setelah berkeliling di Chinatown, kami melanjutkan perjalanan kami menuju Patpong Night Market. Hampir sama seperti night market lainnya, Patpong sangat ramai dikunjungi para wisatawan., disana dijual berbagai macam tas, sepatu, jam tangan , dan berbagai macam barang lain dengan harga yang relatif murah. Tidak lama kami berjalan-jalan disini, tiba-tiba hujan turun deras sekali, akhirnya kami memutuskan untuk menunggu hujan sambil makan di Burger King dekat Patpong Market. Nampaknya hujan saat itu berlangsung cukup lama, sehingga kami memutuskan untuk kembali ke hotel dan makan malam di daerah Khaosan Road. Malam itu, kami membeli Pad Thai, Kebab, dan Udang Bakar. Kami menikmati suasana hujan di malam hari sambil bersantai di teras depan hotel.
.
.

Setelah beristirahat semalaman, kami melanjutkan perjalanan kami keesokan harinya. Kami memindah barang-barang kami ke hotel yang terkenal di Bangkok, yaitu Baiyoke Hotel yang terletak di daerah Platinum Mall. Setelah menitipkan barang kami disana, kami pergi menuju mall-mall yang terkenal di Bangkok, kami pergi menuju Siam Center, Siam Paragon, dan MBK Mall. Mall-mall ini letaknya berdekatan dan dapat dijangkau dengan jalan kaki. Setelah jalan-jalan cukup lama di dalam mall, kami kelelahan dan menikmati Es Krim Swensens.
Baiyoke Hotel

Es Krim Swensens
Saat itu, kami juga makan di Noodle House, ramennya enak sekali dan harganya tidak mahal!!!!
Menu di Noodle House (lupa nama menunya hehe)

Noodle House
Ketika hari mulai sore, kami pergi menuju Golden Mountain, sebuah vihara yang letaknya tidak jauh dari pusat perbelanjaan tersebut. Untuk dapat sampai ke bagian puncaknya, kami harus menaiki anak tangga yang cukup banyak sambil melihat indahnya kota Bangkok dari atas. Seusai dari sana, kami menuju Kuil Erawan, sebuah tempat yang sangat terkenal di kota Bangkok.  Kemudian di malam hari, kami menikmati santap malam di daerah Pratunam Market sekaligus jalan-jalan dan membeli oleh-oleh disana. Pratunam Market terletak persis di depan hotel Baiyoke, sehingga tempat ini dapat diakses dengan jalan kaki.

Golden Mountain

Cukup melelahkan jalan-jalan seharian, sehingga kami beristirahat di Hotel Baiyoke dan keesokan harinya kami flight ke destinasi selanjutnya!!! Kemana tuh?? Nah kisah selanjutnya ada di part 3 ya!!! hehehe
.
.
NB: hati-hati saat menggunakan jasa thuk-thuk di Bangkok, karena ada beberapa supir yang menawarkan harga sangat murah, namun ternyata turis dibawa ke beberapa tempat yang menjadi sponsor thuk-thuk tersebut, turis diminta untuk mengunjungi toko tersebut (dan diusahakan untuk membeli barang dari sana). Apabila turis membeli dari tempat tersebut, thuk-thuk akan diberi reward berupa isi bensin gratis.