Liburan Singkat dan Menyenangkan

Liburan adalah hal menyenangkan yang saya rasa disukai hampir setiap orang di dunia. Selain menambah pengalaman, liburan juga sebagai salah satu bentuk refreshing, meninggalkan rutinitas untuk bersenang-senang sejenak. Bagi saya liburan yang menyenangkan adalah traveling. Gak cuma traveling, saya juga senang mencicipi kuliner yang unik dan memiliki cita rasa yang enak di sepanjang perjalanan saya selama traveling. Berikut saya ingin berbagi pengalaman liburan saya.

Bromo
Yap, kawasan wisata Bromo tentu sudah tidak asing terdengar di telinga masyarakat. Keindahan yang ditawarkan memang mempesona. Melihat banyaknya foto-foto keindahan kawasan wisata Gunung Bromo di social media, membuat saya tertarik untuk menuju kesana. Sore itu, saya segera mencari informasi mengenai penginapan dan kendaraan yang akan saya gunakan menuju ke sana. Setelah semua sudah fix, saya segera bersiap-siap. Keesokan harinya, setelah menempuh beberapa jam perjalanan, sampailah saya di penginapan Bromo Tanjung Pondok Pertanian. Senyuman ramah dan sambutan hangat dari pemilik penginapan sungguh membuat kami merasa enjoy dengan keadaan di sana. Di tengah dinginnya udara di sana, kami berbincang-bincang. Kami merasa seperti sudah sangat akrab, suasana kekeluargaan inilah yang membuat saya merasa nyaman berada di sana. Ketika hari sudah menjelang sore, Ibu pemilik penginapan menyiapkan makanan untuk kami. Sungguh santapan yang sangat lezat yang dapat saya nikmati bersama keluarga. Setelah makan, untuk menghangatkan diri, pemilik penginapan membantu kami untuk menyalakan api unggun. Ketika jam sudah menunjukkan pukul 9, saya segera tidur. Pukul 2.30 saya sudah harus bangun dan segera bersiap-siap menuju penanjakan. Dengan menggunakan taft dan perjalanan selama kurang lebih 1,5 jam. Akhirnya saya sampai di Penanjakan Bromo. Menanti datangnya sang mentari, saya berbincang-bincang dengan keluarga saya, hal yang saya lakukan ini sama layaknya yang dilakukan orang-orang yang juga menunggu di sana. Mereka berbincang dengan teman, keluarga, dan kerabat di tengah udara yang sangat dingin. Setelah menanti mentari hingga kurang lebih 1 jam, akhirnya langit mulai  berwarna oranye.. tapi... karena tertutup awan, kami tidak sempat melihat keindahan terbitnya matahari dengan sangat baik. Setelah turun dari penanjakan, kami mencicipi jagung bakar di bawah.. hmmm benar-benar menyenangkan dapat menikmati jagung bakar hangat di pagi hari bersama keluarga... Langit yang mulai terang memaksa kami untuk segera beranjak ke tempat berikutnya... yaituuuuuu.... Bukit Teletubbies. Yap, nama yang lucu, seperti yang sudah tak asing bagi masyarakat umum, Teletubbies adalah film yang sangat digemari anak-anak pada eranya. Sambil dihiasi embun, kami dapat melihat keindahan Bukit Teletubbies yang sangat hijau tersebut.
Bukit Teletubbies
Waktu terasa sangat singkat ketika kita melakukan hal-hal yang menyenangkan, ya begitulah yang kurasakan, setelah mengambil beberapa foto, kami segera menuju tujuan kami berikutnya. Tujuan kami selanjutnya adalah "Pasir Berbisik". Yap, tempat ini adalah tempat dengan hamparan pasir hitam yang sangat luas. Hamparan pasir tidak berarti tempat ini tidak menyenangkan, di tempat ini kami justru merasa tenang, tidak hanya melihat indahnya tempat ini, kami juga mengambil sejumlah foto dan selfie. Setelah itu, kami segera menuju ke kawasan Gunung Bromo. Sesampainya di sana, sejumlah penduduk menawarkan kepada kami untuk mendaki dengan menggunakan kuda. Namun, saya memilih untuk tetap berjalan, benar-benar melelahkan, namun sangat menyenangkan.
Gunung Bromo
Waktu berjalan benar-benar cepat hingga akhirnya saya harus turun dan segera pulang. Perjalanan 2 hari semalam yang singkat namun sangat menyenangkan. Perjalanan ini memberikan saya pengalaman yang berkesan dan tak terlupakan.


Misteri dan Pilihan

Misteri dan Pilihan

Matahari terbit menyapa dunia, ayam berkokok, dan alarm berbunyi membangunkanku di hari yang baru. Aku terbangun dan merencanakan aktivitasku di hari itu. Aktivitasku akhir-akhir ini tak sesibuk biasanya, hari-hari kujalani tanpa adanya semangat baru. Semua terlihat biasa, semua terlihat tak ada yang berbeda, dan aku merasa tak ada hal baru dalam hari-hari yang kujalani.

Sejenak aku duduk dan terdiam, aku berpikir dan membayangkan, aku merasa semua yang terjadi adalah misteri. Semua yang terjadi hari ini adalah misteri bagiku di hari kemarin. Semua yang terjadi hari esok adalah misteri bagiku hari ini. Aku tak pernah membayangkan apa jadinya kehidupan tanpa misteri, akankah masih ada semangat disaat aku tau aku akan gagal? Akankah aku akan tetap tersenyum saat aku tahu akan adanya hal menyedihkan? Hidup dengan sejuta misterilah yang memberiku rasa penasaran, yang memberiku semangat juang untuk memperjuangkan yang terbaik sekalipun terkadang apa yang diinginkan tak sesuai kenyataan. Misteri juga memaksaku untuk selalu memilih. Ketika aku dihadapkan pada pilihan, aku tak pernah tau mana yang akan memberikanku kenyataan yang sesuai harapan.

Saat aku memilih, misteri mungkin akan terjawab, namun bagaimanakah dengan realita yang terjadi? Akankah pilihan itu memberiku kenyataan yang sesuai harapan? Tidak, tidak semua pilihan seperti itu. Bagiku, penyesalan akan suatu pilihan yang selalu ditangisi tak akan mengubah apapun, kembali ke masa lalu adalah hal terjauh yang tak mungkin dicapai. Setiap pilihan akan sesuatu tak pernah lepas dari resiko, sekalipun yang kupilih itu tak sesuai keinginan, dapatkah kuulang waktu? Dapatkah kuulang semua keputusanku? Ah, itu semua usaha yang sia-sia. Sekalipun pilihan itu tak sesuai kenyataan,  tak ada yang perlu disesali, selama sudah kulakukan yang terbaik, aku tak akan menyesali usahaku yang terbaik itu.. Pilihan apapun yang kupilih, sekalipun itu tak sesuai kenyataan, hidup akan terus berjalan, waktu tak akan berhenti, dan kenyataan harus dihadapi.

Menangis saat realita tak sesuai harapan adalah wajar bagiku... namun itu tak akan mengubah apapun. Dari setiap pilihan aku harus belajar melihat sisi positifnya, aku belajar untuk menerima kenyataan, aku belajar untuk bangkit saat aku terpuruk, aku belajar menghargai apa yang masih dapat kuperjuangkan dan apa yang masih kumiliki, aku belajar mensyukuri orang-orang yang selalu mendukungku, dan aku belajar bersyukur dan mengusahakan kesempatan yang lebih banyak untuk membuatku menjadi yang lebih baik.
-Bella-